Pasar Ramadhan 1443 H Desa Ngasinan memasuki hari ketiga. Setiap hari pengunjung yang hadir selalu bertambah. Seperti disampaikan oleh Kepala Desa Ngasinan, Drs. Anis Mohtarom beberapa hari yang lalu, bahwa sebagai salah satu inovasi untuk menarik pengunjung maka akan dihadirkan hiburan berupa kesenian yang ada di Desa Ngasinan.

Seiring dengan gencarnya upaya Pemerintah Kabupaten Ponorogo memperjuangkan kesenian Reyog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, Rabu (13/04/2022) Pemerintah Desa Ngasinan dan TP. PKK Desa Ngasinan menampilkan pertunjukan Senin Reyog Ponorogo di Pasar Ramadhan. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud dukungan Pemerintah Desa Ngasinan, TP. PKK Desa Ngasinan dan masyarakat terhadap upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

“Ini sebagai bentuk dukungan kita kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo uuntuk memperjuangkan reyog” terang Drs. Anis Mohtarom, Kepala Desa Ngasinan.

Tak dinyana, tampilnya kesenian reyog yang ada di Pasar Ramadhan kali ini mengundang antusias masyarakat yang cukup banyak. Terbukti, saking banyaknya pengunjung kemacetan tak bisa dihindari di depan Balai Desa Ngasinan. Beruntung Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Ngasinan sigap mengatur lalu – lintas sehingga kemacetan bisa terurai.

Ditengah – tengah ramainya pengunjung Pasar Ramadhan yang sedang berbelanja, turut hadir Bapak Camat Jetis, Yusub DJ Prabowo, S.STP., beserta Ibu TP. PKK Kecamatan Jetis beserta tim. Beliau meninjau pelaksanaan Pasar Ramadhan yang ada di Desa Ngasinan yang cukup ramai. Tak lupa beliau juga ikut berbelanja dan memberikan apresiasi kepada para pedagang dan juga Pemerintah Desa Ngasinan beserta TP. PKK Desa Ngasinan. “Terima kasih, apresiasi untuk Desa Ngasinan, dan semuanya, Alhamdulillah pasarnya sangat ramai” ungkap beliau.